Ketika era fotografi digital mulai semakin murah dan kualitasnya semakin baik. Segera fotografi manual dengan mengunakan film negative semakin ditinggalkan. Dengan segala kemudahannya, tanpa perlu memikirkan lagi diafragma, kecepatan, dan pencahayaan semuanya langsung bisa mempelajari kamera hanya dalam waktu semenit bahkan kurang. Tinggal arahkan lensa ke obyek, semua bekerja otomatis, tidak perlu lagi takut gambar nggak fokus, under atau over expose, apalagi hasilnya nanti masih bisa di edit lewat komputer. Foto-foto yang tercetak adalah benar-benar foto yang terpilih, bayangkan dulu harus meneliti film di atas lampu neon untuk memilih foto-foto yang bagus, itupun belum tentu hasilnya memuaskan. Tentu biaya belajar fotografi masa lalu cukup menguras kantong.

Sekarang, ingin sekali kembali memainkan kamera digital secara manual, tentu sangat menyenangkan. Apalagi melihat hasil foto yang dihasilkan oleh kamera-kamera canggih itu begitu mempesonakan. Mungkin sudah saatnya mengganti kamera pocket digital dengan kamera SLR digital ini, semoga ada rejeki untuk mewujudkan..

Nikon D3X

Effective pixels 24.5 million
Image sensor CMOS sensor, 35.9 x 24.0 mm; Nikon FX format; total pixels: 25.72 million
Image size (pixels) FX format (36 x 24): 6,048 x 4,032 [L], 4,544 x 3,024 [M], 3,024 x 2,016 [S]
DX format (24 x 16): 3,968 x 2,640 [L], 2,976 x 1,976 [M], 1,984 x 1,320 [S]
5:4 (30 x 24): 5,056 x 4,032 [L], 3,792 x 3,024 [M], 2,528 x 2,016 [S]
Sensitivity ISO 100 to 1600 in steps of 1/3, 1/2, or 1 EV; can be set to approx. 0.3, 0.5, 0.7, or 1 EV (ISO 50 equivalent) below ISO 100, or to approx. 0.3, 0.5, 0.7, 1, or 2 EV (ISO 6400 equivalent) over ISO 1600