Komunitas etnis tionghoa disini tidak terlalu banyak, sehingga suasana imlek hampir atau tidak ada sama sekali. Jangankan klenteng, gereja pun tidak tampak eksistensinya. Lain dengan kota surabaya, malang, hongkong, macau…(mesti ae), yang pastinya semua mall dan shopping center marak berhias ala kotakota di cina.

Tapi yang patut disyukuri hari libur nasional jadi bertambah satu. Dan sudah selayaknya begitu, semua etnis di republik ini layak merayakan tahun baru menurut keyakinan masingmasing dan saling menghormati.

Gong Xi Fat Cai

tahun kerbau=ayo kerja keras.. . moooo